Mempermudah SPT, Kini Bukti Potong Akan Dibuat Secara Elektronik

Mempermudah SPT, Kini Bukti Potong Akan Dibuat Secara Elektronik

Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Keuangan saat ini telah meningkatkan kemudahan perpajakan terutama bagi wajib pajak, salah satunya memberikan kemudahan pelaporan Surat Pemberitahuan Pajak. Penyampaian bukti potong pelaporan SPT pajak sebelumnya dibuat manual kini diubah menjadi elektronik. Upaya pemerintah tersebut dilakukan untuk memberikan banyak kemudahan wajib pajak terutama kemudahan untuk mempersiapkan SPT Pajak dalam bentuk siap saji, baik itu wajib pajak pemotong atau pun wajib pajak terpotong.

“Jika sebelumnya bukti potong dibuat manual, sehingga bisa dilaporkan dalam SPT berbentuk kertas atau dalam bentuk lain yaitu e-SPT, maka sekarang kita buatkan bukti potong yang elektronik,” ujar Direktorat Jenderal Pajak, Robert Pakpahan.

Tidak hanya itu saja, manfaat meningkatkan kemudahan penyampaian SPT Pajak bisa mempermudah pekerjaan wajib pajak karena mereka tidak perlu melaporkan SPT PPh ke KPP, cukup punya efiling, wajib pajak bisa melaporkan SPT secara online.

Selain hal teknis seperti pelaporan, Direktorat Jenderal Pajak pun memberikan layanan di luar kantor, jadi wajib bisa mendapatkan layanan dalam bentuk mobil pajak, gerai pajak maupun pojok pajak, jadi kalau KPP sedang sibuk dan penuh, maka wajib pajak bisa beralih ke kantor-kantor luar tersebut.

Layanan yang diberikan di luar kantor pajak adalah penyuluhan sekaligus edukasi pajak, penyediaan sarana dan materi penyuluhan pajak, cetak ulang kartu NPWP untuk wajib pajak pribadi, konsultasi tentang perpajakan, cetak kartu NPWP suami, pembuatan e-biling, aktivasi EFIN untuk wajib pajak orang pribadi, panguduan, bahkan pembayaran pajak dengan menggunakan mini ATM (EDC). “Bisa dibilang jika kantor luar pajak tersebut adalah mini KPP, khususnya untuk orang-orang yang tinggal di daerah di mana sulit sekali untuk menjangkau kantor pajak” jelas Robert.

Selain itu, DJP pun membentuk Piloting Mall Pelayanan Publik yang tugasnya untuk melayani pendaftaran NPWP, penyediaan kode biling, penyediaan informasi konfirmasi mengenai status wajib pajak, konsultasi perpajakan serta asisten layanan mandiri, yang tearakhir ada Piloting Kios Pajak yaitu tempat khusus untuk transaksi elektronik yang dilakukan secara mandiri.

Sumber : jasa konsultan pajak jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *